5 Festival Bunga Jepang Yang Tak Boleh Dilewatkan

Di negara lain selain Jepang, Anda tidak akan dapat menyaksikan dedikasi dalam menghargai keindahan perubahan musim.

Menghargai bunga merupakan salah satu hobi warga asli di Jepang. Sedemikian rupa sampai-sampai orang Jepang bahkan mempunyai istilah untuk hal tersebut, yaitu hanasanpo (secara harfiah berarti ‘berjalan bunga,’ untuk menggambarkan kegiatan mengagumi dan berjalan dari salah satu musim bunga musiman.)

‘Jalan-jalan bunga’ ini biasanya dilangsungkan di lokasi-lokasi tertentu yang sudah disiapkan dan dipersiapkan sekitar berbulan-bulan sebelum menyerahkan pengaturan utama untuk merasakan keindahan musim. Konsepnya sebenarnya lumayan sederhana, tetapi apakah konsep tersebut akan berdampak. Coba kita lihat, orang Jepang mengambil satu varietas bunga dan kemudian menanam ribuan bunga di satu lokasi untuk menciptakan karpet besar berwarna bunga. Tiba-tiba bunga yang orang anggap cantik, tetapi lain halnya dengan tanaman kebun rata-rata berada dalam pot random yang kita miliki di halaman belakang, menjadi pajangan yang mencengangkan dan pantas dibayar.

Festival eksklusif sering diselenggarakan dalam perayaan di mana kita dapat melakukan pembelian makanan dan minuman, serta es krim yang disajikan dalam “rasa” yang sama seperti bunga yang dipamerkan. Selain itu, juga terdapat berbagai suvenir khusus untuk memperingati trafik Anda.

Jadi yang kami jajaki ialah festival bunga terbesar di Jepang! Mengapa tidak dimasukna kedalam salah satu pilihan trip Anda selanjutnya?

Inilah 5 festival bunga yang tak boleh terlewatkan:

Nemophila (Baby Blue Eyes)

Bunga biru dan putih pucat yang estetis ini nyaris terasa mengagumkan ketika menyelimuti bukit-bukit yang bergulir di Hitachi Seaside Park, Ibaraki. Dengan bunyi bel yang terus-menerus di sekitar puncak bukit, seseorang mesti mencoba menyangga kecenderungan tipe Julie Andrews apa pun. Dengan laut di satu sisi dan hamparan taman besar di sisi lain, lumayan pemandangan ini dapat dilihat.


Periode berbunga: April-Mei

Shibazakura (Moss Phlox)

Saya tahu, siapa yang hendak melihat moss phlox. Tapi percayalah, satu-satunya hal yang menular di pesta rakyat shibazakura adalah senyum yang bakal Anda rasakan dari telinga ke telinga. Hal kecil yang cantik lainnya, muncul dalam sekian banyak warna dari putih, biru, ungu atau banyaknya warna pink. Biasanya ditanam dalam pola terkoordinasi warna yang berani menyerahkan peluang pengambilan gambar yang mencolok. Festival shibazakura sangat terkenal dan dilangsungkan di Prefektur Yamanashi dengan pemandangan Gunung yang indah. Fuji sebagai latar belakang, sedangkan pesta rakyat shibazakura di Chichibu, Prefektur Saitama.


Periode berbunga: Maret-Juni

Fuji (Wisteria)

Bunga wisteria gantung menyerahkan pengalaman hanasanpo yang sama sekali berbeda. Dengan menampilakn bunga-bunga mekar rendah, menciptakan jalan yang akan Anda lewati terlihat sangat ajaib. Lemparkan penyinaran dan musik latar yang ditempatkan dengan baik di pesta rakyat malam dan Anda bakal merasa seperti telah dialihkan ke dunia baru yang belum pernah Anda kunjungi.

Tempat-tempat populer untuk merasakan wisteria aalah Taman Bunga Ashikaga di Tochigi dan Kawachi Fujien di Fukuoka.


Periode berbunga: April-Mei

Manjushage (Spider Lilies)

Bunga kirmizi ini terletak diatas ketika Anda melewati lorong bunga. Bunga besar memiliki rinci rumit, spider lily sangat banyak ditemukan di sekitar lingkungan sungai. Rona berani Manjushage memercikan warna terbaik ke lantai hutan dan kanopi teduh di puncak pohon, nuansa yang sangat mengagumkan untuk perjalanan festtival bunga Anda. Meskipun tampak cantik dalam banyak, spider lily merah sebetulnya mempunyai hubungan dengan kematian dalam kebiasaan Jepang dan sering dipakai pada pemakaman, jadi pastikan untuk tidak memberikan karangan bunga ini sebagai hadiah!

Salah satu tempat sangat populer untuk merasakan manjushage adalah di Koma, Prefektur Saitama.


Periode berbunga: September-Oktober

Sakura (Cherry Blossoms)

Tentu saja, tidak ada rangkaian bunga bermekaran yang akan terlewatkan di Jepang sebab festival ini sangat terkenal di negara itu. Dengan periode berbunga paling pendek (biasanya selama satu minggu, kadang-kadang lebih lama jika dewa cuaca bermain bagus) dan puncaknya dilangsungkan hanya alam beberapa hari, bunga sakura tidak selalu mengenai indikator bahwa musim semi sedang dalam perjalanan, tetapi mewakili sifat singkat dari kehidupan bunga itu sendiri. Pohon ceri ditanam di taman dan kebun di semua negeri dan teknik paling populer untuk merasakan bunga sakura adalah dengan menyelenggarakan pesta hanami (melihat bunga sakura) di bawah cabang pohon.


Periode berbunga: September-Oktober

Leave a Comment

Please wait...

Subscribe to our newsletter

Want to be notified when our article is published? Enter your email address and name below to be the first to know.