3 Tempat Wisata Teratas dan Terbaik di Jepang

Pertama kali bagi pengunjung yang berlibur ke Jepang pastinya akan terkejut.

Mengapa kami mengatakan demikian? Karena Jepang merupakan salah satu negara industri yang sangat maju di dunia terutama di Benua Asia dan tentunya di negara ini menawarkan sejarah yang kaya, dan nilai budaya yang tinggi dan menarik pengunjung ini sudah ada semenjak ribuan tahun silam.

Memang, jauh sebelumnya tidak sedikit katedral sangat luar biasa di Eropa dibangun, seperti kuil Shinto dan Buddha di Jepang telah mapan dan menarik para peziarah dan pelindung untuk desain dan dekorasinya yang sangat rumit. Pada saat yang sama, negara tersebut telah menyempurnakan kemampuan dan perdagangan yang akan menempatkannya pada jalur mengarah ke kekayaan, dari porselen halus dan keramik sampai tekstil seperti sutra.

Banyak dari tradisi kaya ini telah terlepas dari perang dan kehancuran alam dan sudah dilestarikan (atau di bangun kembali). Disamping itu, trafik menju Jepang adalah petualangan yang tak terlupakan. Membanggakan susunan objek wisata terbaik, hal-hal untuk disaksikan dan dilakukan, dan tempat-tempat menarik untuk dijelajahi, liburan di Jepang tentu saja merupakan investasi waktu dan dana yang luar biasa. Temukan 3 tempat wisata teratasa dan terbaik untuk dikunjungi di negara ini.

Gunung Fuji

Tanpa diragukan lagi landmark Jepang yang sangat dikenal yaitu Gunung Fuji (Fuji-san) yang agung pun merupakan puncak gunung tertinggi di Jepang, menjulang 3.776 meter di atas permukaan air laut yang sebagian besar datar ke bagian selatan dan timur. Lumayan tinggi untuk disaksikan dari Tokyo lebih dari 100 kilometer jauhnya.

Gunung Fuji sudah berabad-abad dirayakan dalam seni ataupun sastra dan sekarang dirasakan sebagai ikon yang sangat penting sehingga UNESCO mengakui signifikansi budaya dunianya pada tahun 2013. Sebagai unsur dari Taman Nasional Fuji-Hakone-Izu, Gunung Fuji didaki oleh lebih dari satu juta orang. setiap musim panas sebagai tindakan ziarah, yang memuncak dalam menonton matahari terbit dari puncaknya.

Sementara beberapa pendaki masih memilih untuk mengawali pendakian mereka dari pangkalan, mayoritas pendaki kini mulai dari atas tanda setengah, di Stasiun 5, menghasilkan pemanjatan enam atau lebih jam lebih dikelola. Tentu saja, untuk banyak orang, sekadar menyaksikan gunung dari kejauhan, atau dari kenyamanan kereta yang melaju kencang.

Hiroshima Peace Memorial Park

Sementara tidak banyak yang perlu disebutkan di sini mengenai kengerian pemboman atom di Hiroshima pada Agustus 1945, banyak yang dapat disebutkan tentang upaya luar biasa yang telah dilaksanakan oleh kota yang bersemangat ini untuk mengenang banyaknya korban serangan nuklir pertama di dunia, dan mungkin bahkan yang lebih penting adalah simbol kedamaian abadi Hiroshima.

Setiap tahunya, Hiroshima Peace Memorial Park dikunjungi lebih dari satu juta pengunjung. Entah itu penduduk asli atau bahkan wisatawan yang berasal dari berbagai dunia. Hiroshima Peace Memorial Park ini terletak tepat di daerah ledakan bom atom. Dan dulunya Hiroshima Peace Memorial Park adalah bagian dari kota yang dapat dikatakan ramai akan aktivitas.

Di samping pekarangan dan taman-taman terisi dengan bunga sakura yang berwarna-warni, pesona utama taman ini tergolong Peace Memorial Museum dengan banyak pamerannya yang bersangkutan dengan masalah perdamaian dunia, Memorial Cenotaph dan Flame of Peace, serta Kubah Bom Atom, reruntuhan bangunan administrasi yang terletak di tengah ledakan.

Kuil Pulau Itsukushima

Hanya perjalanan singkat dengan feri dari daratan Hiroshima menuju ke pulau Miyajima, yang terkenal di seluruh dunia sebagai Pulau Kuil Jepang. Yang meliputi lokasi seluas 30 kilometer persegi di Teluk Hiroshima, Miyajima dikenal sebagai Kuil Itsukushima, kuil Shinto yang didedikasikan untuk putri-putri dewa angin Susanoo. Berasal dari abad kedelapan, mayoritas bangunan kuil muncul dari perairan teluk kecil yang hanya ditopang oleh tumpukan.

Efek pada saat air pasang lumayan menakjubkan, menciptakan struktur ini termasuk pada Gerbang Apung Besar (O-Torii) yang terkenal terlihat seolah-olah mengapung di atas air. Dihubungkan bersama dengan trotoar dan jembatan, ini ialah tempat yang menarik untuk dijelajahi, terutama aula yang lebih banyak seperti Honden (Aula Utama) yang paling indah, Aula Persembahan (Heiden), Aula Doa (Haiden), dan Aula Seribu Tikar (Senjokaku).

Fitur penting lainnya ialah panggung kuil tenpat pengunjung dihibur dengan tarian tradisional dan peragaan musik. Yang juga perlu dijelajahi adalah taman dan taman yang indah di pulau ini, rumah bagi rusa luar dan banyak koloni burung.

Leave a Comment

Please wait...

Subscribe to our newsletter

Want to be notified when our article is published? Enter your email address and name below to be the first to know.